Kamis, 27 Mei 2010

R.I.P Ibu Ainun Habibie


Habibie dan Ainun kecil adalah bertetangga, tentunya mereka sudah saling kenal sejak kanak-kanak. Di saat Ainun SMA ia menjadi bunga sekolah, tak sedikit yang suka padanya dan tak terkecuali Habibie itu sendiri. Saat itu Habibie adalah kakak kelas satu tingkat Ainun. Tak heran jika Ainun menjadi kejar-kejaran para pemuda di SMA tersebut, ia memiliki wajah yang sangat manis serta kulit yang kecoklatan karena ia dulu adalah perenang, maka Habibie pun memanggilnya dengan sebutan "si manis gula jawa". Mereka berpisah satu sama lain ketika Habibie berkuliah ke Jerman selama 7 tahun dan Ainun kuliah dan bekerja sebagai dokter di Jakarta. Pada suatu saat Habibie memutuskan untuk pulang kampung, dan di saat itulah Ainun juga sedang dirumah. Setelah bernostalgia lantaran 7 tahun tidak pernah bertemu, Habibie menyatakan cinta kepada Ainun yang saat itu sudah menjadi dokter mata. Akhirnya mereka menikah dan dikaruniai 2 anak laki-laki. Di saat Habibie menjabat sebagai Presiden RI, ia mendapat banyak tentangan dari masyarakat khususnya mahasiswa di saat peralihan dari masa orde baru ke orde reformasi yang membawa krisis ekonomi di Indonesia. Ainun lah yang selalu menenangkan Habibie, sosoknya yang santun dan kalem tapi tegas dalam memutuskan sesuatu yang membuat Habibie luluh dihadapannya. Hingga pada saat Ainun berada di RS Jerman karena penyakit kanker ususnya, Habibie tidak pernah keluar dari atap RS tersebut, beliau selalu menemaninya dan membacakan doa setiap saat sampai Ibu Ainun pergi ke tempat peristirahatan yang terakhir.

love,
Apink

soundtrack : Ungu - Kuingin Selamanya


Terharu gue nulis cerita itu, beneran gue sendiri yang nulis. Gue bisa nulis kayak gitu soalnya gue sering banget nonton infotainment yang nayangin berita itu. hmmm, gila, kisahnya mirip banget ama lagunya Ungu.

by the way, gue kesepian dirumah sendiri, gara-garanya sih bokap dibawa ke Surabaya buat ngejalanin pengobatan, jadi gue yang dipaksa jaga rumah, sendirian. tapi alhamdulillah, bokap ga kenapa-kenapa, sempet was-was karena hasil check up bikin dag dig dug. surat Yasiin pun ga henti-hentinya dibaca di rumah ini. di saat yang menegangkan, semua udah siap dengan apa hasilnya, ternyata bokap gak kenapa-kenapa (alhamdulillah) dan gak ada kelainan di organ "itu"nya. emang, doa orang-orang banyak emang membawa berkah. keep spirit Dad! jaga kondisi dan kesehatan ya :)

0 komentar on "R.I.P Ibu Ainun Habibie"

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Sleek Calendar

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Followers

 

afrinanda maharani Copyright 2008 Fashionholic Designed by Ipiet Templates Supported by Tadpole's Notez